Hotel Murah Cirebon

Kontak Kami

Silakan hubungi kami
Pondok Avicenna, Jl. Taman Pemuda no. 2 Cirebon 45132, Jawa Barat,
HP : 085315093972, 081395924474
Pin BB : 79DDD375, 292C73EA

Kota Cirebon Akhirnya Masuk Peta Wisata Dunia

Kota Cirebon masuk dalam peta wisata dunia, seperti halnya Bali, Lombok dan Pulau Komodo. Kunjungan ratusan wisatawan asal Eropa ke Cirebon terutama Keraton Kasepuhan, menjadi salah satu buktinya.

Kota Cirebon menjadi Kota persinggahan pertama rombongan turis Eropa dalam rangkaian tur wisata ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia dan Malaysia.
Ratusan turis yang datang dengan kapal pesiar MV Minerva dijemput dari Pelabuhan Cirebon menuju Keraton Kasepuhan, dengan kendaraan tradisional becak.
Iring-iringan becak yang dinaiki para turis itu, sengaja melewati sepanjang kota tua, sebelum sampai Keraton Kasepuhan. Rombongan wisatawan harus melewati keramaian pasar malam Muludan yang rutin berlangsung setiap setahun, selama sebulan di sekitar kawasan Keraton Kasepuhan dan keraton lain di Kota Cirebon.

Salah seorang turis, Linda (64) asal Notingham, Inggris terlihat sumringah begitu menginjakan kakinya di tanah Pelabuhan Cirebon. Wajah sumringahnya semakin tampak saat ia ditemui di sekitaran Keraton Kasepuhan. Di beberapa sudut Keraton Kasepuhan, ia terlihat begitu menikmati detail ukiran dan ornamen hiasan yang ada. Menurut dia, Keraton Kasepuhan sangat indah, begitu juga dengan masyarakat dan kotanya. "Cirebon is very beautiful," katanya.

Menurut Maria, salah seorang tim dari Nusantara Tour and Travel Agen, pengunjung berasal dari berbagai kebangsaan. Namun rata-rata didominasi dari Inggris. "Turis yang mengunjungi Keraton Kasepuhan, sekitar 280 orang. Mereka berangkat dari Singapura, dan langsung ke Cirebon," katanya.

Setelah itu, mereka akan bertolak ke Semarang, Bali, Lombok, Komodo, Makasar, Pare-pare, hingga Sandakan (Malaysia).

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat menyatakan, pihaknya sengaja menyiapkan penyambutan para turis asal Eropa itu dengan sesuatu yang tradisional.

"Dari mulai kendaraan yang ditumpangi menuju keraton, sampai sajian tarian dan makanan, kami menyiapkan yang serba tradisional," ujarnya.

Arief mengatakan, kunjungan turis dari Eropa itu semakin membuktikan kalau, Cirebon patut diperhitungkan. "Cirebon memiliki bukti sejarah kesultanan paling tua di Indonesia yang masih utuh yakni keraton," katanya.

Menurutnya, yang perlu terus ditingkatkan yakni fasilitas dan sarana prasarana lingkungan Keraton Kasepuhan. "Tempat istirahat, kebersihan dan kenyamanan lingkungan, bahkan hingga toilet menjadi penilaian untuk mereka," katanya. (A-92/A-108)***

Oya, bila Anda saat ini sedang berada di Cirebon, entah dalam rangka liburan (baik sendiri maupun bersama keluarga) maupun perjalanan dinas/kantor dan memerlukan tempat untuk menginap, maka menginap di Pondok Avicenna adalah pilihan yang tepat.  Hotel Murah Di Cirebon yang terletak di Jalan Taman Pemuda No. 2 Cirebon ini memiliki 28 kamar dengan beberapa fasilitas diantaranya kamar mandi di dalam, internet unlimited 24 jam, lemari pakaian, AC, air panas dan air dingin, TV LCD.  Sewa penginapan murah di Cirebon mematok tarif sewa kamar sebesar Rp 100 ribu per hari.  Hotel di Kota Cirebon ini terletak di tempat yang strategis dan dikenal sebagai Hotel Cirebon Murah Bagus.


Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/217853

Artikel Lainnya :
Copyright © 2020 - HotelMurahCirebon.com - All Rights Reserved
eXTReMe Tracker